, New Zealand
/Arafat Tarif from Pexels

Beneficial Insurance boasts 36.1% return on equity

Beneficial’s risk-adjusted capitalisation was strongest level as of 31 March.

New Zealand-based Beneficial Insurance Limited (New Zealand) held an adequate balance sheet strength, strong operating performance, limited business profile, and appropriate enterprise risk management, according to AM Best.

As of 31 March, Beneficial’s risk-adjusted capitalisation was at the strongest level, according to Best’s Capital Adequacy Ratio (BCAR). 

This was due to moderate underwriting leverage and a conservative investment strategy. The company’s capital base, though small, is supported by retained earnings but is vulnerable to volatility in stress scenarios. 

AM Best also took into account the neutral holding company impact from Beneficial Holdings Limited, the parent company.

Beneficial reported a return-on-equity of 36.1% for fiscal 2024, driven by strong performance in its core pet insurance portfolio. 

AM Best expects the company to maintain solid profitability through low loss ratios and positive investment returns.

However, the company’s business profile remains limited due to its small scale and focus on pet insurance in New Zealand, where it holds a niche but small market share in the general insurance sector. 

The product risk is considered low due to the nature of pet insurance, which is less exposed to large losses and catastrophe events.

Follow the link s for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.