, APAC
166 views
/JComp from Freepik

Swiss Re forecasts higher demand for reinsurance

Demand for property and specialty reinsurance is rising due to higher property values.

Swiss Re anticipates a focus on increasing demand for reinsurance protection, as the insurance industry begins its renewal discussions. 

Urs Baertschi, Swiss Re's CEO of Property & Casualty Reinsurance, noted that whilst industry challenges remain consistent with last year, they have intensified, driving higher demand. 

“Faced with elevated natural catastrophe risks, economic uncertainty and geopolitical instability, reinsurance is the natural way for insurers to protect themselves from outsized losses,” Baertschi said.

Demand for property and specialty reinsurance is rising due to higher property values, urbanization, and inflation-driven repair costs. 

The Swiss Re Institute reports that global insured losses from natural catastrophes exceeded US$100b for the fourth consecutive year in 2023, with 2024 on a similar trajectory, having already incurred US$60b in losses in the first half of the year—62% above the ten-year average.

Swiss Re also identifies growing reinsurance demand in the engineering sector, particularly for renewable energy projects, in line with the positive construction industry outlook. 

The cyber reinsurance market is also expected to continue expanding as awareness of cyber attack risks grows. 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.