, India
128 views
/Rajmohan09 from Pixabay

IRDAI aims for accessible insurance by 2047

Innovations in the insurtech sector were discussed to meet insurance goals.

India’s regulators call for the need to diversify insurance products and providers to reflect India's diverse demographics and expand distribution channels to ensure accessibility. Other key topics included providing affordable insurance, integrating advanced technology, and enhancing the State Insurance Plan's role.

The "Insurance for All" Vision Meet, organised by insurance councils, took place in Mumbai on 23 and 24 August. The event aimed to develop a foundational framework to achieve "Insurance for All by 2047." 

Participants included insurers, reinsurers, intermediaries, and key officials from the Insurance Regulatory and Development Authority of India (IRDAI). A team from the Indian Institute of Management Kozhikode provided academic support, contributing to the strategy document.

The meeting also addressed growth capital, capacity building, effective reinsurance, and risk management strategies. A customer-centric approach was highlighted to improve service delivery, expedite claim settlements, and resolve grievances. Innovations in insurtech were discussed as crucial to achieving the insurance goals.

Thematic working groups will further develop the strategy document and its implementation. The meeting laid the groundwork for transforming India's insurance sector, aiming for an inclusive and equitable insurance future by 2047.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.