, Southeast Asia
/Pressmaster from Envato

SEA insurtech funding hits $1.8b

80% of the sector’s funding was secured in the past five years.

Southeast Asia (SEA) ranked 9th in tech startup funding in the first half of the year (H1 2024), with healthtech, edtech, and blockchain technology sectors leading. However, insurance technology (insurtech) has seen notable growth, thanks to ongoing digital transformation and the increasing integration of digital payments within fintech solutions. 

Regionally, Singapore, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam, and the Philippines were seen to lead, according to Tracxn.

In 2023, insurtech funding in Southeast Asia reached $492 million, with Bolltech alone raising $246m across two funding rounds, representing half of the total funding for the year. 

To date, the insurtech sector has secured $1.8b, with 80% of this amount—$1.47b—raised in the past five years. This reflects a strong upward trend in investment, underscoring the growing interest in innovative insurance solutions.

Startups in the insurtech space typically take around two years and six months to secure seed funding. 

The top funded sub-sectors include Internet First Insurance Platforms, Insurance IT, and Employer Insurance, with Internet First Insurance Platforms showing the most significant funding increases since 2021.

Key players in this growth include Bolttech, Singlife, and Qoala.

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.