, Australia
/Kelly Sikkema from Unsplash

APRA sets four-year plan for financial sector stability

APRA will collaborate to address the protection gap in household insurance.

The Australian Prudential Regulation Authority (APRA) has released its latest Corporate Plan, detailing its strategy to ensure the stability and resilience of Australia's insurers, banks, and superannuation trustees over the next four years. 

The 2024-25 Corporate Plan’s key priorities outlined in the plan include enhancing bank capital and liquidity standards in response to lessons learned from recent global banking turmoil, raising operational resilience through the new Prudential Standard CPS 230 Operational Risk, and increasing industry standards for cyber risk management. 

APRA also plans to conduct its first system-wide stress test to evaluate financial system interconnections and expects entities to consider climate risk in their decision-making.

In the insurance sector, APRA will collaborate with stakeholders to address the protection gap in household insurance and will work with the Australian Securities and Investments Commission to ensure superannuation trustees comply with the retirement income covenant.

Internally, APRA is committed to investing in its workforce and enhancing its data collection and analysis capabilities, supported by additional funding from the 2024-25 Federal Budget.

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.