, China
/Nuno Alberto from Unsplash

China Pacific Insurance poised for stable outlook in the next two years

CPPIC is expected to remain a core subsidiary of CPIC Group.

China Pacific Property Insurance (CPPIC) is expected to report underwriting profits with a combined ratio of 96%-99% over the next two years, despite potential volatility from non-motor business and natural catastrophe risks. The insurer’s strong market position and brand name should support its competitive stance, S&P Global Ratings said.

China Pacific Insurance’s (Group) (CPIC) capital and earnings are deemed satisfactory, despite a strengthened capital buffer under the revised model and the adoption of IFRS 17 accounting standards. 

CPPIC’s capital and earnings are considered fair, with a deficiency at the 99.5% confidence level at the end of the projected period, though its capital buffer has improved due to better recognition of diversification benefits.

The stable outlook indicates CPPIC is expected to remain a core subsidiary of CPIC Group for the next two years.

CPIC Group’s capital and earnings are forecasted to stay satisfactory, with a strong competitive position in China. 

CPIC Group's improved capital buffer under the new model is expected to help it handle market headwinds and business expansion despite low interest rates and capital market volatility. 

CPIC’s net profit dropped 27% year-on-year in 2023 due to market fluctuations and new accounting standards.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.