, APAC
711 views
/Freepik

Top APAC insurers see market cap growth of Q2 2024

China Life Insurance led with a 9% growth during the period.

In the second quarter (Q2 2024), five of the 20 largest public insurers in Asia Pacific experienced sequential growth in their market capitalisations, according to an S&P Global Market Intelligence analysis.

China Life Insurance overtook Ping An Insurance (Group) of China to become the largest insurer in the region by market capitalisation. 

China Life's market cap increased by 9% to $99.50b, whilst Ping An's grew by 3.6% to $94.44b. 

Speculations over delayed repayments from Ping An’s trust business on a property-linked investment slightly impacted its stock performance.

Hong Kong-listed AIA Group, Life Insurance Corp. of India, and Japan's Tokio Marine Holdings held their positions at third, fourth, and fifth, respectively. 

Japan-based MS&AD Insurance Group Holdings Inc. saw the largest market cap increase of 32.3%, rising to $35.34b, moving it from ninth to sixth place. 

Tokio Marine also posted a strong 26.7% increase to $73.20b, benefiting from better-than-expected financial guidance and plans to unwind cross-shareholdings.

China Pacific Insurance (Group) Co. Ltd. and Fubon Financial Holding both entered the top 10, with China Pacific rising from 12th to 7th and Fubon from 10th to 8th. 

Cathay Financial Holding moved up to 13th from 15th, with a 21.3% increase in market cap to $26.64b.

MS&AD and Tokio Marine also posted the highest total returns for the quarter at 31.9% and 27.7%, respectively. In contrast, Bajaj Finserv was the only top 10 insurer by market cap to record a negative total return of 3.3%.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.