, Hong Kong
226 views
/Prudential

Prudential braces for significant H1 2024 market headwinds

The group expects a 32.1% margin.

Jefferies Equity Research identified how Prudential poses a distinctive challenge to investors due to market sensitivity.

Although, with a $2b buyback in line, the shares are trading at super discounted multiple, and a less challenging comparative period for growth to be assessed against in the second half of the year.

“In our view, Prudential poses a unique challenge to investors in terms of market sensitivity. On the one hand, by virtue of Health & Protection dominating the group's business mix, the cash flows and capital generation is reassuringly insensitive to financial markets,” the research note said.

Health & Protection business margins are challenged by rising discount rates across Asia, particularly in Hong Kong and Singapore. Regulatory reforms in Indonesia and shifts in Bancassurance sales in Malaysia, Taiwan, and Thailand are also impacting margins.

Eastspring's weak flows and expected outflows to M&G Plc signal a need for further investment.

Prudential's first half of 2024 results are anticipated to face significant market headwinds, especially from falling yields in China impacting its Savings products. 

The group expects a 32.1% margin, with overall headwinds of nearly 10%.

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.