, Australia
/Catarina Sousa from Pexels

IAG caps natural perils costs at $1.3b

It also said it is on track to report FY24 profit and margin at the upper end of the guidance ranges.

Insurance Australia Group (IAG) has secured reinsurance protection for the next five years to manage natural perils volatility and obtained adverse development protection for its $1.68b (AU$2.5b) long-tail reserves. 

Two strategic agreements with Berkshire Hathaway and Canada Life Reinsurance enhance financial stability, providing up to $456m (AU$680m) annually in natural perils protection. 

An adverse development cover with Enstar reduces long-tail risks, and this reduced volatility is expected to deliver a capital benefit of around $234.5m (AU$350m).

CEO Nick Hawkins emphasised the importance of these agreements in creating a stronger, more resilient IAG, providing greater certainty over natural perils costs, stabilising earnings, and reducing capital requirements. 

The reinsurance agreements ensure protection against extreme weather events, capping FY 2025 net natural perils costs at $860.61m (AU$1.283b) in most scenarios.

Additionally, IAG confirmed it is on track to report FY 2024 insurance profit and margin at the upper end of the guidance ranges, with an expected profit between $804m (AU$1.2b) to $971.5m (AU$1.45b) and a margin of 13.5% to 15.5%. 

The new protections are projected to decrease IAG’s prescribed capital amount by around $234.5m (AU$350m), subject to regulatory approval.

($1.00 = AU$1.50)

Follow the link s for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.