, Australia
/Fernando Arcos from Pexels

APRA evokes insurers to backup data against the risk of loss

The authority emphasised compliance with CPS 234.

The Australian Prudential Regulation Authority (APRA) reminds insurers to fortify their cyber resilience strategies, especially with the use of data backups to protect an entity against data loss.

Cyber resilience is a key focus of APRA’s supervision priorities. In its Interim Policy and Supervision Priorities update, APRA emphasises maintaining a heightened supervisory focus on cyber resilience, ensuring compliance with Prudential Standard CPS 234 Information Security (CPS 234). 

Entities are encouraged to periodically self-assess against the practices in Prudential Practice Guide CPG 234 Information Security (CPG 234).

Despite many entities having backup practices, common issues can limit the effectiveness of these backups in restoring systems during an incident. 

APRA expects entities to review their backup arrangements against these common issues. If gaps that could materially impact the entity’s risk profile or financial soundness are identified, APRA considers this a material security control weakness notifiable under paragraph 36 of CPS 234.

Given the fast-moving nature of cyber threats, APRA will continue to share information on any common areas of weakness in the future.

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.