, Hong Kong
/AbsolutVision from Pixabay

Moody's says FTLife to maintain profitability

The ratings agency expects strong capital reserves, surpassing regulatory minimums.

FTLife's should maintain a stable outlook supported by its growing market share, strong capital position, and profitability track record. However, its relatively small operating scale compared to larger peers and high leverage at parent company NWS Holdings Limited partially offset these strengths, Moody’s Ratings said.

FTLife's annualised premium equivalent (APE) surged 176% for the twelve months ended December 2023, driven by strong insurance sales to mainland Chinese visitors. 

Moody's expects its capital position to remain robust, with solvency ratios well above regulatory minimum requirements.

Despite FTLife's low standalone financial leverage, its parent company's high leverage restricts its financial flexibility. 

ALSO READ: FTLife changes name to Chow Tai Fook Life

The stable outlook reflects Moody's expectation of FTLife maintaining its market position, profitability, and capitalisation over the next 12-18 months.

Moody's could upgrade FTLife's rating if its distribution and product capabilities strengthen further, profitability improves sustainably, financial discipline remains strong, and financial flexibility improves. 

Conversely, a downgrade could occur if financial flexibility deteriorates, capitalisation decreases significantly, market position weakens, or agency productivity declines persistently.

As of June 2023, its total assets amounted to HK$84.4b, with shareholders' equity totaling HK$11.6b.

Follow the link s for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.