, China
/Geralt from Pixabay

PICC P&C posts mixed Q1’24 results, eyes stability

Even with a 5% QoQ improvement in investment income, it still saw a 36% YoY decline.

Despite PICC Property and Casualty Co.’s (PICC P&C) earnings miss mainly attributed to weaker-than-expected investment performance, management reaffirmed its commitment to shareholder returns amid near-term volatility, a Jefferies research report said.

PICC P&C reported a 1Q’24 net profit of Rmb5.9b, marking a -38% year-on-year (YoY) decrease but a 13% quarter-on-quarter (QoQ) increase, falling notably short of market expectations. 

The combined ratio (CoR) rose by 2.2 percentage points YoY to 97.9%, mainly due to adverse weather during the Chinese New Year. 

ALSO READ: S&P predicts modest capital upkeep for PICC Group amidst market changes

Despite a 5% QoQ improvement in investment income, including associates, it still saw a significant 36% YoY decline, impacting profit growth. 

Core solvency fell by 1.8 percentage points QoQ to 206.9%.

Key negatives include the increased CoR and underwriting profit decline, partly due to the impact of natural catastrophes. 

However, there are positives such as insurance revenue growth (+6% year-on-year, +2% quarter-on-quarter), exceeding market expectations. 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.