, APAC
/Pixabay

Generali achieves a 5.6% growth in gross written premium for FY2023

The company’s operating result also grew 7.9%.

Generali saw its gross written premium reach $89.43m (€82.466m), reflecting a 5.6% year-on-year (YoY) increase and growth in all business segments in FY2023.

The company’s operating result also increased by 7.9% YoY to $7.46m (€6,879m) due to significant growth in the P&C segment.

The net result also improved to $4.06m (€3,747m) from $4.42m (€2,235m) a year ago, benefitting from the capital gain of $276m (€255m) from the disposal of Generali Deutschland Pensionskasse.

Meanwhile, the adjusted net result records $3.87m (€3,575m), an increase from $3.39 (€3,133m) in FY2022.
The P&C segment operating result saw a growth of 15.8% YoY to $3.14m (€2,902m) and its combined ratio grew 94.0%. Premiums in this segment also increased 12.0% YoY to $33.7m (€31,12m).

ALSO READ: Generali, UNDP collaborate to boost SME strength against climate and other risks

For the asset and wealth management segment, operating results increased by 4.9% to $1.08m (€1,001m). The Banca Generali Group operating result also rose 39.6% YoY to $478m (€441m) due to business diversification and improved margins.

In addition, the holding and other business segments recorded an improved operating result of $ -347m (€ -320m) from $ -357m (€ -339m) in FY2022 and generated positive contributions from France and Planvital.

The proposed dividend per share stood at $1.39 (€1.28) payable from 22 May 2024, reflecting a 10.3% increase from 2023. This confirms the Group’s strong focus on shareholders' remuneration and the achievement of the 2022-2024 cumulative dividend target.

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.