, Japan
/Anne Nygård from Unsplash

Tokio Marine intensifies climate strategy with policy revisions

The company aims to achieve carbon neutrality by 2050.

Tokio Marine Holdings has revised its insurance underwriting, investment, and financing policies in “Tokio Marine: Our Climate Strategy” to intensify its initiatives in combatting climate change.

The revised policy requires 60 companies in greenhouse gas (GHG) intensive sectors to develop a decarbonization plan.

Companies that fail to have a plan by 2030 will no longer be provided insurance underwriting, investment, and financing services by Tokio Marine.

Sixty of these companies come from different sectors including power (coal), oil and gas, transportation, real estate, steel, cement, aluminium, and agriculture. They account for approximately 70% of GHG emissions.

ALSO READ: Tokio Marine Holdings acknowledges improper conduct, implements reforms

Tokio Marine’s climate strategy aims to achieve carbon neutrality by 2050 and reduce GHG emissions by encouraging its corporate customers and investees to make progress towards decarbonization.

They have implemented insurance underwriting, investment, and financing restrictions on coal-related projects, Arctic oil and gas, and oil sand mining projects since the strategy's launch in September 2020.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.