, Australia
/Oleg Laptev from Unsplash

Australian regulator calls for better claims handling

ASIC expects the industry to improve its response to recent events and prioritise the resolution of outstanding claims related to 2022 floods.

The Australian Securities and Investments Commission issued a letter to remind general insurers of their obligations as Australian financial services (AFS) licensees when managing insurance claims, particularly in response to severe weather events.

General insurers are obligated to handle claims efficiently, honestly, and fairly, ensuring timely resolution.

Recent severe weather events have impacted communities across Australia, resulting in numerous insurance claims. 

ALSO READ: Over 18,000 new claims filed after recent Australian catastrophes

Insurers must fulfil their obligations in responding to these claims by transparently communicating with customers, effectively managing third parties, addressing complaints, identifying vulnerable customers, and adequately resourcing claims handling and dispute resolution functions.

ASIC emphasises its ongoing focus on this area and identifies addressing misconduct in insurance claims handling as a key enforcement priority for the year.

ASIC expects the industry to improve its response to recent events and to prioritise the resolution of outstanding claims related to the 2022 flood events.

Follow the link s for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.