, APAC
103 views
/Freepik

Insurtech funding landslides in 2023 to $4.5b

P&C and L&H both saw double-digit contractions.

Global insurance technology (insurtech) funding inched up 0.5% quarter-on-quarter in the October to December period last year to $1.1b. However, annual insurtech funding dipped tremendously in 2023.

Gallagher Re’s Global InsurTech Report for the fourth quarter of 2023 showed that 2023 fell 43.7% year-on-year (YoY) to $4.5b. To compare, 2022 saw insurtech funding reach $8.0b.

ALSO READ: Asian insurtech investments to recoil in 2024 – Clyde & Co.

The report attributed the slump to the slow performance recorded in property & casualty (P&C), and life & health (L&H) insurtech. P&C and L&H both dropped 35.4% YoY and 60% YoY to $3.4b and $1.1b, respectively.

Also, last year’s global insurtech deals dropped 59.8%. However, on a percentage basis, deals contracted less than funding from 521 in 2022 to 422 in 2023.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.