, Philippines
/Denniz Futalan from Pexels

Philippines introduces insurance programme for crucial gov’t assets

The programme will cover 132,862 school buildings nationwide, valued at over P800b.

The Philippines’ Bureau of the Treasury (BTr) has officially launched the National Indemnity Insurance Programme (NIIP) to provide comprehensive insurance coverage for crucial government assets, enhancing the country's financial resilience against disasters. 

The 2024 pilot programme covers 132,862 Department of Education (DepEd) school buildings nationwide, valued at over P800b. The BTr funded the pilot program's premium using excess payout from the Catastrophe Bond, with the insurance policy effective from 1 January.

ALSO READ: The Philippines’ pre-need industry swells 8.2% YoY in Q3

Administered by the Government Service Insurance System (GSIS), the NIIP aims to protect government finances from unexpected losses due to disasters like typhoons and earthquakes, ensuring post-disaster funding for reconstruction. 

Unlike traditional single-asset insurance, the NIIP adopts a portfolio approach to diversify risk and maximise the premium budget. 

 

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.