, Australia
/Markus Spiske from Unsplash

2020 General Insurance Code of Practice to be reviewed – ICA

The first phase will address general topics not directly related to the 2022 floods.

An Independent Review of the 2020 General Insurance Code of Practice will be conducted by a three-person panel, including former APRA Deputy Chair Helen Rowell (panel chair), consumer expert Gerard Brody, and industry expert Paul Muir, the Insurance Council of Australia (ICA) said in a release.

The review, mandated every three years, will focus on maintaining and enhancing consumer protections, Code modernisation, enhancing customer experience, accessibility, effectiveness, and efficiency, and providing customer value. 

ALSO READ: ICA picks out seven catastrophe-related areas insurers need to improve on

The first phase will address general topics not directly related to the 2022 floods, with initial findings and recommendations due by 30 June 2024. The second phase, focusing on flood-related topics, will deliver findings by 30 June 2025, aligning with recommendations from the Federal Parliamentary Inquiry into insurers' responses to the 2022 floods. 

The panel will also consider a key recommendation from Deloitte's review of the insurance industry's response to the 2022 floods regarding reworking the Extraordinary Catastrophe definition in the Code of Practice.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.