, Australia
Photo by rawpixel.com from Freepik

IAG reports year end results, insurance profit surges 37%

Operating costs stayed within its target for the third consecutive year.

The Insurance Australia Group (IAG) reported its fiscal year 2023 (FY23)  performance with insurance earnings climbing 37% to AU$803m, whilst the underlying insurance margin shrank 12.6%.

This was affected by elevated inflation in home and motor claims costs, along with a higher natural perils allowance

Gross Written Premium (GWP) growth has exceeded 10% this year.

Further, IAG maintained its operating costs within its AU$2.5b target for the third year in a row. 

The Australian insurer also lowered its expense ratio, and enhanced net profit after tax (NPAT) despite a challenging economic environment. 

ALSO READ: IAG subsidiary CGU Insurance inks partnership with ANZ

Capitalising on its strong first-half momentum, IAG achieved a 10.6% GWP growth in FY23, surpassing our around 10% guidance. 

This increase mainly stemmed from premium adjustments across our three businesses due to inflation and heightened reinsurance and natural perils costs. 

“We enter FY24 with positive momentum across the company and confidence that the strategy we have in place will deliver long-term benefits for our shareholders and the 8.7m customers we serve.” Nick Hawkins, IAG Managing Director and Chief Executive Officer said.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.