, Korea
Photo by Hanson Lu from Unsplash

Korea P&I Club’s maritime relationships keep strong domestic presence – AM Best

Underwriting performance is also seen to improve in the next few years.

Korea P&I Club (KP&I) is expected to maintain a stable presence in the domestic market due to its capable relationship with South Korean shipping companies, said AM Best.

KP&I's footprint in the global P&I market is relatively modest compared to the International Group of P&I Clubs, primarily centred in South Korea with a focus on smaller vessels. 

The Club receives extensive governmental support due to its strategic role in South Korea's maritime infrastructure development. Support includes subsidies, tax exemptions, no dividend policy, and diplomatic efforts.

AM Best's assessment considers KP&I's strong balance sheet, adequate operational performance, limited business profile, and appropriate risk management.

ALSO READ: Investment risk to concern China BOCOM Insurance – AM Best

KP&I showed robust risk-adjusted capitalisation, rated at the highest level according to Best's Capital Adequacy Ratio (BCAR). 

This strength is projected to persist in the intermediate term, underpinned by low underwriting leverage and a highly conservative investment portfolio.

While underwriting performance suffered volatility due to changes in reinsurance structure, KP&I has taken robust measures to mitigate this, including premium increases, policy non-renewals, and enhanced terms. 

This is expected to improve underwriting fundamentals and reduce profit volatility over the next years.

 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.