, Australia
100 views
Photo by Nico Smit for Unsplash

APRA plans to remake four life insurance prudential standards

The standards are set to be remade before 1 April.

The Australian Prudential Regulation Authority (APRA) announced that it would remake four life insurance prudential standards without amendment prior to the sunsetting date of 1 April 2023. 

After receiving submissions from the country’s insurers during a short consultation, the regulatory board decided that these prudential standards “continue to be broadly fit for purpose and are a required part of the prudential framework.”

READ MORE: New Zealand P&C insurers to see weak profits in 2023

These four life insurance prudential standards are the Prudential Standard LPS 100 Solvency Standard (LPS 100); the Prudential Standard LPS 115 Capital Adequacy: Insurance Risk Charge (LPS 115); the Prudential Standard LPS 360 Termination Values, Minimum Surrender Values and Paid-up Values (LPS 360); and the Prudential Standard LPS 370 Cost of Investment Performance Guarantees (LPS 370).

APRA also cited that they received suggestions stating proposed technical modifications for the LPS360, but the regulatory board will not incorporate them.

However, APRA will consider them further “when reviewing the insurance prudential framework as part of its strategic initiative to Modernise the Prudential Architecture (MPA) programme.”
 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.