, Australia
Photo by Caleb Russell for Unsplash

Australia's general insurance net profit rise 34.4% YoY

The industry earned a total of $1.51b.

The Australian Prudential Regulation Authority (APRA) recorded a 34.4% growth in the net profit generated by the country’s general insurance industry for the full fiscal year (FY2022) ended 31 December 2022.

Its Quarterly General Insurance Performance Statistics revealed that the industry earned AU$2.3b ($1.51b) compared to AU$1.7b ($1.12b) from the previous year (FY2021).

The report also showed a 9.2% increase in the industry’s gross earned premium to AU$62.8b ($41.3b) from AU$57.5 ($37.8b) in FY2021.

According to APRA, the increase was due to stronger underwriting results caused by the increasing gross earned premiums across all business classes.

However, the report also said that the industry recorded a AU$1.7b ($1.12b) loss in its investment income. The loss is due to unrealised losses on interest-bearing investments due to bond yield increases throughout the year.
 

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.