, India

Generali takes majority stake in Indian JVs

Generali is investing around $190.47m in two joint ventures.

Generali will become the majority shareholder in both its life and property and casualty (P&C) joint ventures in India.

In the P&C business, Generali will acquire 25% of the shares of Future Generali India Insurance (FGII) from Future Enterprises limited for a consideration of €145m ($161.5m) Generali will have a total stake of 74% in FGII.

In the life business, Generali will acquire Industrial Investment Trust Limited’s stake of 16% in Future Generali India Life (FGIL) for €26 ($28.97m). With this, Generali will hold a stake of 68% in FGIL which may increase to 71% by the end of 2022, following further preferential allotment of shares.

According to Generali, this is in line with their ‘Lifetime Partner 24: Driving Growth’ strategy to strengthen Generali’s position in the industry and highlights the group’s commitment to deliver profitable growth whilst creating value for its customers.

In March last year, the Indian government increased the Foreign Direct Investment limit in the insurance sector from 49% to 74%.

Follow the link for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.