, Malaysia
130 views
Swiss Re Asia appoints new head of Malaysia branch

Swiss Re Asia appoints new head of Malaysia branch

He will also assume the role of head of client markets property and casualty.

Swiss Re has appointed Balasubramanian Nagarajan as head of Swiss Re Asia’s Malaysia branch, taking over from Marcel Omar Papp.

Nagarajan will also assume the role of head of the client markets property and casualty (P&C) (conventional), effective 1 September. 
 
In his new role, he is expected to strengthen and diversify Swiss Re’s insurance relationships for the P&C business across the region. 

Nagarajan has a 25-year experience in the insurance and reinsurance sector. Most recently he served as head P&C Business Management SID, where he oversaw claims processing in property and engineering, liability and non-life accident claims.

Swiss Re Asia thanked incumbent Malaysia head Papp, who had held the role since 2018. Papp will continue in his role as head of Swiss Re Retakaful.

Bala Nagarajan, Swiss Re Malaysia

Bala Nagarajan, Swiss Re Malaysia

 

Follow the link s for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.