, South Korea

Major South Korean insurers to stop underwriting new coal projects

The confirmation follows pressure from a network of civic groups.

Major South Korean non-life insurers have declared that they will stop providing coverage to new coal power projects, reports Reuters.

DB Insurance, Hyundai Marine & Fire Insurance and Hana Insurance said they will stop underwriting coal power projects, with DB Insurance adding it will gradually retract its existing insurance coverage to operating coal plants, whilst the other two said they will keep their existing insurance coverage.

The confirmation follows pressure from a network of civic groups named Korea Beyond Coal, which has advocated for a complete coal phase-out in the country by 2030.

National Assembly member Lee So-young's office said the total coal underwritings by major South Korean insurers were around $52.18b (KRW59.2t), with Samsung Fire & Marine, DB Insurance and Hyundai Marine & Fire being the three biggest coal insurers.

Late last year, insurance affiliates of South Korea's biggest conglomerate Samsung Group, including Samsung Fire & Marine Insurance, pledged to step up their coal-free policies by banning investments in the coal industry.

Here’s more from Reuters.

Follow the link s for more news on

Analisa data, kunci kesuksesan AIA Indonesia dalam mengatasi penipuan

Prosedur operasional standar dan penyidik yang terlatih menjaga AIA Indonesia tetap terkendali.

CEO mengungkapkan bagaimana perusahaan-perusahaan Indonesia dapat fokus pada pertumbuhan di tengah regulasi baru

Sementara pasar menuju pertumbuhan, regulasi baru mempersempit keberadaan perusahaan asuransi.

Asei dan Seoul Guarantee teken MoU

Kerja sama ini bertujuan memperkuat jaminan dan asuransi kredit di Indonesia.

Fintech Indonesia melindungi 200.000 nasabah melalui kolaborasi Qoala & Sompo

JULO Protect Plus adalah perlindungan asuransi pertama yang embedded dalam solusi kartu kredit virtualnya.

bolttech, HAVA.id bermitra untuk perlindungan perangkat UKM

UKM  Indonesia juga dapat menikmati garansi perangkat tambahan selama 12 bulan.

Bagaimana Grandtag memberikan keamanan bagi orang terkaya di Asia

CEO regional Grandtag Financial mengungkap bagaimana 'asuransi jiwa jumbo' menarik UHNWI di Asia.

Asuransi Cina menganggap bijaksana untuk beralih ke investasi alternatif

Analisis melihat regulasi baru mendorong pergeseran konservatif saat asuransi mencari stabilitas di tengah pasar yang bergejolak.

Indonesia mempertimbangkan wajib asuransi TPL

Langkah ini didorong oleh meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan raya.

Risiko reasuransi meningkat di Tokio Marine Indonesia

Sebagai perusahaan asuransi umum kecil di Indonesia, TMI memiliki pangsa pasar sebesar 2,1%.

Apakah ‘Londonisasi’ baik untuk pasar asuransi M&A Asia?

Para ahli industri membedah tingkat penggunaan yang rendah di wilayah ini untuk asuransi M&A meskipun semakin banyak pemain industri yang masuk ke arena ini.